CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Kali ini, Pemkab Bogor berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pelaksanaan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bogor.
Piagam penghargaan MURI diserahkan langsung kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang didampingi Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, di Kantor DPMPTSP Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat (22/5).
Kegiatan inovatif tersebut diinisiasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Selama empat hari lebih, pelayanan publik diberikan secara nonstop kepada masyarakat melalui berbagai tenant pelayanan yang tersedia di Mall Pelayanan Publik.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, capaian rekor MURI itu tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni semata, tetapi harus menjadi momentum evaluasi sekaligus transformasi pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
“Dari 100 jam ini harus menjadi bahan evaluasi kita bersama. Kantor-kantor perizinan tidak bisa beroperasi sama dengan jam kerja perangkat daerah lainnya. Karena Kabupaten Bogor merupakan wilayah penyangga ibu kota, banyak masyarakat yang baru bisa mengurus perizinan pada malam hari setelah pulang bekerja,” ujar Rudy.
Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor ke depan perlu merumuskan kebijakan khusus terkait penambahan jam operasional pelayanan perizinan agar semakin mudah diakses masyarakat. Ia juga meminta agar sistem operasional pelayanan publik terus dievaluasi sehingga lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
Selain sektor pelayanan perizinan, Rudy turut menyoroti pentingnya administrasi kependudukan sebagai hak dasar masyarakat. Ia meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil agar lebih aktif melakukan jemput bola kepada warga yang belum memiliki dokumen administrasi kependudukan.
“Administrasi kependudukan mungkin terlihat sederhana dari KTP dan KK, tetapi itu menjadi pondasi masyarakat untuk memperoleh hak-haknya sebagai warga negara, baik pendidikan maupun bantuan sosial,” tegasnya.
Rudy berharap momentum Hari Jadi Bogor ke-544 dan keberhasilan meraih rekor MURI tersebut dapat menjadi semangat kebangkitan bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih maju dan sejahtera.
“Kita ingin ini menjadi momentum kebangkitan orang Bogor untuk membangun daerah lebih maju, aman, adil, dan makmur bersama-sama,” tutup Rudy Susmanto.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bogor, Agus Ridho menjelaskan, kegiatan Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam berlangsung mulai 18 Mei 2026 pukul 10.00 WIB hingga 22 Mei 2026 pukul 14.00 WIB di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bogor.
Menurut Agus Ridho, kegiatan tersebut melibatkan 23 tenant pelayanan dari total 31 tenant yang tersedia di MPP. Tenant tersebut terdiri dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga unsur pendukung lainnya.
“Gebyar Pelayanan Publik Nonstop 100 Jam ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, inklusif, responsif, dan berorientasi kepada kepuasan masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, rata-rata sebanyak 169 petugas layanan bekerja setiap hari dalam tiga shift pelayanan. Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 6.210 layanan berhasil diberikan kepada masyarakat dengan jumlah pendaftaran perizinan mencapai 574 permohonan.
Tingginya antusiasme masyarakat dinilai menjadi bukti bahwa pelayanan publik yang fleksibel dan dekat dengan kebutuhan warga sangat dibutuhkan, terutama di wilayah aglomerasi seperti Kabupaten Bogor. (red)
