JSN | CIBINONG — Desa Wisata Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, mencuri perhatian dalam ajang Kabogorfest 2024 dengan konsep wisata edukasi berbasis alam yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Ketua Desa Wisata Leuwimalang, Cecep Supriadi, menjelaskan bahwa desa ini menawarkan dua paket utama, yakni One Day Trip dan Live In. Kedua program ini dirancang untuk memberikan pengalaman otentik kepada para wisatawan.
“Untuk paket One Day Trip, peserta diajak belajar tentang kuliner khas, pertanian, memetik jambu kristal, hingga memandikan kerbau. Kami juga menyisipkan edukasi ekonomi kreatif, seperti membuat kerajinan dari limbah plastik yang diolah menjadi bunga dan daun-daunan,” kata Cecep, Minggu (15/6)
Selain edukasi berbasis keterampilan dan budaya, Leuwimalang juga menawarkan keindahan wisata alam. Pengunjung bisa menikmati hamparan sawah, menyusuri sungai, mencoba rafting, atau merasakan pengalaman menggembala kambing.
“Seluruh aktivitas ini mendekatkan wisatawan pada alam dan kehidupan pedesaan,” tambahnya.
Setelah sempat vakum akibat kendala regenerasi dan konsistensi, Desa Wisata Leuwimalang direvitalisasi pada pertengahan 2023. Kini, desa ini bangkit dan menunjukkan perkembangan signifikan.
“Alhamdulillah, sejak aktif kembali kami rutin mengikuti pameran dan promosi wisata. Bisa tampil di Kabogorfest dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) 2024 adalah kebanggaan tersendiri,” ujar Cecep.
Ia pun mengungkapkan kesannya terhadap perayaan HJB tahun ini. “Ini kali pertama kami ikut HJB, dan sangat berkesan. Semoga tahun depan lebih semarak dan kami bisa terus ambil bagian,” ujarnya penuh harap.
Partisipasi Leuwimalang di Kabogorfest menjadi bukti bahwa inovasi dan regenerasi mampu menghadirkan wajah baru bagi desa wisata. Dengan semangat pelestarian lingkungan, kedekatan dengan alam, dan pemberdayaan masyarakat lokal, Leuwimalang siap menjadi destinasi unggulan Kabupaten Bogor. (***)
