CIAWI – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasinya atas langkah Kapolres Bogor yang menamai Pos Gadog dengan nama Hoegeng dan Pos di Sentul dengan nama Soebianto. Menurutnya, kedua nama tokoh tersebut sangat inspiratif dan mencerminkan keteladanan yang layak diteladani.
Hal itu disampaikannya dalam peresmian Pos Gadog Hoegeng di Ciawi dan Pos Soebianto di Sentul. Pada kesempatan itu juga, ruas jalan Ciawi–Gadog resmi dinamai Jalan Hoegeng.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan. Turut hadir Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo, anggota DPR RI Komisi V Marlyn Maisarah, anggota DPR RI Komisi VII Ilham Permana, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, keluarga Jenderal Hoegeng, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
Bupati Rudy menegaskan bahwa penamaan ini bukan sekadar simbol atau perubahan nama, melainkan bentuk penghormatan atas jasa besar dan keteladanan tokoh bangsa. Ia mengingatkan bahwa generasi saat ini tidak lagi diminta berkorban darah dan air mata seperti para pejuang dahulu.
“Saya mengapresiasi Polres Bogor, Polresta Bogor, dan Polda Jawa Barat atas inisiatif yang inspiratif,” tandas Rudy, Selasa (17/6).
Menurutnya, tokoh-tokoh tersebut menjadi besar bukan hanya karena nama, tetapi karena nilai-nilai keteladanan, integritas, dan semangat juang yang harus menjadi inspirasi, terutama bagi generasi muda Bogor.
“Kita hanya diminta mengenang, meneladani, dan meneruskan semangat para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini,” ungkapnya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan turut mengapresiasi Kapolres Bogor atas inisiatif mengubah wajah fisik Pos Gadog menjadi lebih representatif. Menurutnya, perubahan itu tidak hanya menyangkut fisik bangunan, tetapi juga semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan. Keberadaan pos-pos ini sangat penting dalam mendukung pengaturan lalu lintas dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Irjen Rudi.
Ia menambahkan bahwa sosok Hoegeng dan Soebianto dikenal memiliki integritas tinggi, hidup sederhana, dan mengabdikan diri untuk masyarakat. Pemberian nama ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para petugas dan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
“Ini harus mencerminkan nilai-nilai yang ditinggalkan, harus punya integritas yang tinggi, dan semangat melayani masyarakat,” kata Irjen Rudi. (***)
