Cibinong — Pelayanan parkir di RSUD Cibinong kembali menuai sorotan. Seorang pengunjung mengeluhkan buruknya pelayanan PT Baraya selaku pengelola parkiran, setelah diminta bukti pembayaran parkir namun nominal justru ditulis menggunakan pulpen di atas tiket.
Dalam tiket parkir tercantum identitas Baraya Parking RSUD Cibinong, namun angka tarif Rp12.000 ditulis manual dengan pulpen, bukan tercetak resmi dari mesin parkir.
“Tarif parkir sudah mahal, tapi pelayanannya seperti ini. Masa bukti pembayaran cuma ditulis pulpen,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya, Selasa (5/1/2026).
Ia menilai praktik tersebut mencerminkan lemahnya profesionalisme dan berpotensi menimbulkan dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan parkir rumah sakit milik pemerintah daerah.
“Ini rumah sakit umum daerah, bukan pasar. Harusnya ada standar pelayanan dan bukti pembayaran yang jelas,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Baraya maupun manajemen RSUD Cibinong belum memberikan keterangan resmi terkait praktik penulisan manual tarif parkir tersebut.
Kondisi ini menambah daftar keluhan publik terhadap pengelolaan parkir di fasilitas pelayanan publik, yang dinilai belum sebanding antara tarif dan kualitas layanan. (***)
